Jenis Padi Genjah Umur Pendek Membuat Petani Makin Mudah Realisasikan IP400

- 27 Mei 2024, 05:03 WIB
Pengembangan Varietas Padi Genjah: Solusi Tepat Guna Menghadapi Kekeringan dan Meningkatkan Produktivitas Petani
Pengembangan Varietas Padi Genjah: Solusi Tepat Guna Menghadapi Kekeringan dan Meningkatkan Produktivitas Petani /Ist/

Songgolangit.com - Dalam menunjang ketahanan pangan nasional, varietas padi genjah menjadi sorotan utama. Varietas ini dikenal memiliki masa tanam yang singkat, yaitu kurang dari 105 hari, lebih cepat dibandingkan varietas lain yang baru dapat dipanen setelah berusia 120 hari.

Kepala Pusat Riset Tanaman Pangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yudhistira Nugraha, menyoroti keunggulan varietas genjah dalam mengurangi risiko gagal panen, khususnya di tengah keterbatasan air.

"Varietas toleran kemarau ini dapat menghemat penggunaan air hingga 20 persen," ungkap Yudhistira. Hal ini relevan mengingat tantangan iklim yang kian berat, seperti fenomena El Nino yang memperpanjang musim kemarau.

Menurutnya, 11 varietas padi yang telah dikembangkan, termasuk Inpari 38 hingga Inpari 41, serta Inpago 10 hingga Inpago 12, sangat cocok ditanam pada kondisi tersebut.

Baca Juga: Deskripsi Varietas Padi M70D: Panen Raya dalam 70 Hari di Lahan yang Kesulitan Irigasi

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pertanian, telah mensosialisasikan program Peningkatan Indeks Pertanaman (IP) 400 sejak tahun 2021. Program ini memungkinkan petani untuk melakukan empat kali tanam dan panen dalam satu tahun. Keberadaan varietas padi genjah mendukung terwujudnya pola budidaya IP 400 yang sebelumnya dianggap berat.

Tabel varietas padi yang disusun menampilkan keterangan umur dalam hari matangnya benih atau HSS (Hari Setelah Semai). Dari tabel tersebut, varietas seperti Cakrabuana dan Pajajaran dapat dipanen setelah 104 HSS, sementara varietas M 70 D hanya memerlukan 87 HSS.

Varietas Padi Genjah

Pemilihan varietas padi genjah disesuaikan dengan kondisi lahan, iklim, serta kebutuhan pasar dan preferensi petani, termasuk pertimbangan ketahanan terhadap penyakit dan kualitas hasil panen. Adapun varietasnya adalah:

VARIETAS Umur (HSS)
Cakrabuana 104 hari
Pajajaran 104 hari
Inpari 19 104 hari
Inpari 21 104 hari
Inpari Sidenuk 103 hari
Inpari 18 102 hari
Inpari 12 99 hari
Inpari 13 99 hari
M 70 D 87 hari

Baca Juga: Pemupukan Berimbang pada Tanaman Padi di Sawah: Kunci Peningkatan Produksi Padi Nasional

Dengan adanya varietas padi genjah, petani memiliki lebih banyak pilihan untuk meningkatkan produktivitas lahan mereka meskipun dihadapkan pada tantangan ketersediaan air yang berkurang. Varietas ini membuka peluang untuk pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mencapai swasembada pangan. ***

Editor: Yudhista AP


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah