Cara Menanam Padi yang Baik dan Menguntungkan: Langkah-langkah Menanam Padi dengan Pendekatan Manajemen Bisnis

- 28 Mei 2024, 03:44 WIB
Petani di Lombok Utara saat menanam padi secara padat karya
Petani di Lombok Utara saat menanam padi secara padat karya /Hayyan/mandalikapikiranrakyat/


Songgolangit.com - Menanam padi, sebagai salah satu komoditas utama di Indonesia, merupakan aktivitas yang memiliki relevansi tinggi terhadap ketahanan pangan nasional. Untuk mencapai keuntungan, semua aspek biaya harus dihitung di awal.

Manajemen pertanian merupakan perencanaan, pengelolaan sumber daya pertanian yang disebut dengan input pertanian untuk menghasilkan produk pertanian atau output pertanian.

Proses budidaya yang efisien dan menghasilkan panen yang berlimpah tidak hanya menguntungkan petani secara ekonomi, melainkan juga berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat luas. Dalam konteks ini, langkah-langkah yang diperlukan untuk menanam padi yang baik dan menguntungkan menjadi perhatian khusus bagi para praktisi pertanian.

Persiapan Lahan Sebagai Pilar Awal Kesuburan

Di gerbang pertama, persiapan lahan adalah fase penting yang menentukan kualitas panen padi. Gulma dan sisa panen yang lalu harus dibersihkan untuk membebaskan lahan dari kompetisi nutrisi. Pembajakan dan penggemburan tanah merupakan langkah selanjutnya yang tidak kalah vital.

Bagi pematang atau sawah irigasi, penyesuaian kondisi lahan harus diperhatikan. Penggunaan Paddy Soil Test Kit berfungsi untuk menganalisis karakter tanah dan menentukan jenis bibit yang sesuai, serta perlakuan yang tepat bagi lahan tersebut. Karakter tanah bukanlah sesuatu yang hanya bisa dikira-kira, namun harus diteliti secara empiris.

Baca Juga: Pemupukan Berimbang pada Tanaman Padi di Sawah: Kunci Peningkatan Produksi Padi Nasional

Varietas Padi Genjah dan Pemilihan Jenis Padi yang Adaptif

Ketika datang pada pemilihan jenis padi, varietas unggul lokal mendapat sorotan. Varietas genjah, dengan masa tanam yang lebih singkat, menjadi pilihan strategis dalam upaya peningkatan efisiensi produksi padi.

Waktu adalah uang. Dengan masa panen yang lebih cepat, maka biaya waktu dapat ditekan. Aset tanah sebagai modal kerja juga menjadi lebih produktif secara finansial.

Memilih varietas yang tahan terhadap hama, penyakit, dan kondisi cuaca ekstrem adalah kunci, seraya memastikan penggunaan benih bersertifikasi untuk hasil optimal.

Baca Juga: Jenis Padi Genjah Umur Pendek Membuat Petani Makin Mudah Realisasikan IP400

Halaman:

Editor: Yudhista AP


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah