Kualitas dan Persepsi: Menakar Sekolah Favorit di Mata Pelajar dan Masyarakat

- 28 Mei 2024, 04:55 WIB
Citra vs. Realita: Memilih Sekolah Terbaik untuk Masa Depan Anak
Citra vs. Realita: Memilih Sekolah Terbaik untuk Masa Depan Anak /smanda.sch.id/


Songgolangit.com – Di tengah ragam institusi pendidikan yang berlomba-lomba menghadirkan kualitas terbaik, istilah "sekolah favorit" kerap menjadi perbincangan hangat di kalangan pelajar dan orangtua.

Berbagai sekolah menawarkan pendidikan berkualitas dengan nuansa kultural yang berbeda, fokus akademik yang variatif, fasilitas lengkap, dan sumber daya yang memadai. Namun, sejauh mana label "favorit" ini mempengaruhi pilihan dan aspirasi pendidikan siswa?

Kesadaran akan perbedaan individu dalam menentukan sekolah idaman menjadi krusial. Setiap siswa dengan keunikan minat dan kebutuhannya, mungkin menemukan bahwa apa yang dianggap "favorit" oleh satu siswa, belum tentu sama bagi siswa lain. Pentingnya pemilihan sekolah yang harmonis dengan kebutuhan pribadi, minat, serta tujuan pendidikan menjadi sebuah prinsip yang tidak boleh diabaikan.

Kusnadi, Kepala Bidang Pengelolaan Paud, PNF dan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Madiun, menegaskan bahwa walaupun tidak ada klasifikasi resmi sekolah favorit, persepsi masyarakat tetap memainkan peran dalam membentuk citra sebuah sekolah.

Baca Juga: Mengapa Pemerintah Kolonial Takut pada Sekolah Bumiputra? Ini Rahasia Ordonansi Sekolah Liar!

"Semua sekolah kami anggap semua favorit cuma image masyarakat tidak bisa kami abaikan begitu saja, bahwa masih ada image masyarakat, ada sekolah yang Favorit dan ada sekolah yang tidak favorit," ungkapnya.

Dinas Pendidikan Kota Madiun, lanjut Kusnadi, telah menyediakan jalur bagi siswa untuk memasuki sekolah impian mereka, baik melalui prestasi akademik maupun olahraga. "Untuk anak-anak yang punya prestasi kejuaraan baik akademik maupun olahraga mereka akan memilih masuk SMP-1 dan SMA-1," jelas Kusnadi pada Senin (27/05/2024).

Selain itu, Kusnadi juga menyerukan agar setiap sekolah meningkatkan kegiatan olahraga. "Melalui olahraga sekolah bisa menjaga kesehatan anak-anak, bahkan bisa mengukir prestasi," ujarnya. Prestasi di bidang olahraga, seperti O2SN tingkat kota hingga nasional, mendapat apresiasi khusus dan menjadi salah satu indikator keberhasilan sekolah dalam mendukung minat dan bakat siswa.

Perburuan terhadap sekolah favorit tidak hanya terkait dengan fasilitas dan kualitas pendidikan, tetapi juga menjadi simbol status sosial di mana anak-anak berprestasi dan dari keluarga berada cenderung berkumpul. Fenomena ini menimbulkan tantangan tersendiri bagi sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan daya tarik mereka, sekaligus bagi masyarakat untuk melihat lebih jauh dari sekadar label.

Baca Juga: Laporan Penggunaan Dana BOS: Bagaimana Sekolah Harus Menggunakannya?

Halaman:

Editor: Yudhista AP

Sumber: KBRN Madiun


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah