Jangan Biarkan Uang Anda Hilang, Begini Cara Mengambil Sisa Uang Tilang Di Bank BRI

- 7 Juni 2024, 06:11 WIB
Cara Mengambil Sisa Uang Tilang di Bank BRI: Langkah Demi Langkah
Cara Mengambil Sisa Uang Tilang di Bank BRI: Langkah Demi Langkah /



Songgolangit.com – Dalam menghadapi proses tilang, seringkali masyarakat merasa kebingungan mengenai tata cara pengambilan sisa uang titipan yang telah dibayarkan. Berdasarkan informasi terkini, terdapat langkah-langkah tertentu yang harus diikuti oleh masyarakat untuk mengambil sisa dana tersebut di Bank BRI.

Saat ini, Kejaksaan telah menyediakan portal online di https://tilang.kejaksaan.go.id/ yang memudahkan masyarakat untuk memeriksa besar denda dan biaya perkara tilang. Dengan memasukkan Nomor Register Tilang, nama pelanggar, dan jumlah titipan, sistem akan menginformasikan apakah terdapat sisa titipan yang bisa diambil.

"Nominal uang titipan yang Anda bayar sebelum sidang belum tentu sama dengan nominal denda yang diputus oleh pengadilan," ungkap laman Kejaksaan. Hal ini menegaskan pentingnya verifikasi data putusan untuk memastikan jumlah yang seharusnya dikembalikan kepada pelanggar.

Baca Juga: Tarif Denda Tilang di Kejaksaan: Sebuah Tinjauan Berdasarkan Undang-Undang LLAJ

Jika terdapat sisa titipan, pelanggar dapat mengunduh surat pengantar ke Bank BRI melalui website tersebut. Surat pengantar ini kemudian ditunjukkan kepada teller di cabang Bank BRI terdekat untuk proses verifikasi data. "Pihak bank akan melakukan verifikasi data pelanggar dengan kartu identitas Anda. Jika sesuai, maka sisa titipan dapat langsung Anda terima," jelas laman tersebut.

Selain itu, terdapat opsi untuk menerima sisa uang titipan melalui transfer bank. Proses ini melibatkan pengisian nama bank dan rekening tujuan, serta memasukkan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS ke nomor handphone yang terdaftar.

Baca Juga: Kemudahan Cek dan Pembayaran Denda Surat Tilang Online Melalui HP

Penting untuk dicatat bahwa jika sisa uang titipan tidak diambil dalam jangka waktu satu tahun sejak tanggal putusan pengadilan, maka dana tersebut akan menjadi hak negara.

Dengan adanya sistem ini, diharapkan proses pengambilan sisa uang titipan tilang menjadi lebih transparan dan mudah bagi masyarakat. Langkah-langkah yang telah disediakan oleh Kejaksaan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan efisiensi layanan hukum bagi warganya. ***

Editor: Yudhista AP

Sumber: Kejaksaan Agung RI


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah