Pacitan Menuju Kabupaten Lengkap 2024: 200 ribu Bidang Tanah Belum Terukur dan Terpetakan

- 5 Juni 2024, 07:11 WIB
Pacitan, Kabupaten Berjuluk "Paradise of Java," Bertekad Jadi "Kabupaten Lengkap" di 2024
Pacitan, Kabupaten Berjuluk "Paradise of Java," Bertekad Jadi "Kabupaten Lengkap" di 2024 /@prokopim.pacitan/


Songgolangit.com - Pacitan, kabupaten yang mendapat julukan "paradise of Java," tengah berbenah diri dalam upaya memetakan seluruh bidang tanah di wilayahnya. Langkah strategis ini merupakan bagian dari target Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk menjadikan Pacitan sebagai salah satu dari 105 Kabupaten/Kota di Indonesia yang mencapai status "Kabupaten Lengkap" pada tahun 2024.

Dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Pacitan masih memiliki tantangan besar dengan sekitar 200 ribu bidang tanah yang belum terukur dan terpetakan. Menurut data terbaru, 66 ribu bidang tanah di antaranya masuk dalam kuota PTSL tahun 2024. Sementara sisanya diharapkan dapat diselesaikan pengukuran dan pemetaannya dalam tahun ini.

PTSL sendiri merupakan inisiatif yang dicanangkan pemerintah dengan tujuan memberikan kepastian hukum atas hak kepemilikan tanah kepada masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjamin keamanan dan ketertiban dalam masalah pertanahan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Awalnya Jadi Saksi, Kepala Desa Ini Bisa Menjadi Tersangka Pungli PTSL? Simak Faktanya

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menegaskan pentingnya kesempatan yang ada dalam sosialisasi program PTSL partisipasi masyarakat (PM) yang diadakan di Kecamatan Tulakan, Ngadirojo, dan Sudimoro. "Mumpung ini ada kesempatan, mangga dimanfaatkan dengan baik," ujar beliau pada hari Selasa (04/06).

Mas Aji, sapaan akrab Bupati Pacitan, menyerukan kerja sama lintas sektor untuk menyukseskan program ini. Ia mengajak masyarakat yang menjadi penerima manfaat untuk turut aktif berpartisipasi, salah satunya dengan menyediakan patok-patok batas tanah. Hal ini penting mengingat pengukuran dan pemetaan akan menggunakan teknologi fotogrametris foto udara yang memerlukan ketepatan lokasi.

Kesuksesan program PTSL di Pacitan tidak hanya akan meningkatkan kepastian hukum atas tanah, tetapi juga memperkuat data pertanahan yang akurat. Hal ini menjadi sangat krusial dalam perencanaan pembangunan daerah dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Baca Juga: Letkol Inf Dwi Soerjono: Tinjau Lokasi Strategis TMMD, Optimis Percepat Pembangunan Ngrayun

Pacitan, dengan keindahan alamnya yang memikat, berupaya keras untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Langkah yang diambil pemerintah daerah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kabupaten-kota lain dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang baik dan terstruktur. ***

Editor: Yudhista AP

Sumber: Pemkab Pacitan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah