Kecelakaan Maut di Tol Batang-Semarang, Sopir Bus Rosalia Indah Asal Ponorogo Jadi Tersangka

- 12 April 2024, 23:16 WIB
Petugas mengevaluasi Bus Rosalia Indah yang mengalami kecelakaan di Tol Semarang-Batang, Jawa Tengah, Kamis (11/4/2024).
Petugas mengevaluasi Bus Rosalia Indah yang mengalami kecelakaan di Tol Semarang-Batang, Jawa Tengah, Kamis (11/4/2024). /ANTARA/HO-Humas Polda Jateng./

Songgolangit.com – Kecelakaan mengerikan yang terjadi di KM 370 A Tol Semarang-Batang pada hari Kamis, 11 April 2024, telah mengakibatkan tujuh orang tewas, termasuk seorang balita. Sumarno, kondektur Bus Rosalia Indah, menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kejadian itu.

Bus Rosalia Indah dengan nomor polisi AD7019OA tersebut mengangkut 36 penumpang menuju Jawa Timur ketika terjadi insiden kecelakaan tunggal.

Kepolisian Daerah Jawa Tengah, melalui Kabid Humas Stefanus Satake Bayu, menyatakan bahwa sopir bus Rosalia Indah, Jalur Widodo (44), warga Kadipaten, Babadan, Ponorogo, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Stefanus menuturkan, "Iya kami masih periksa intensif," saat ditemui pada Kamis tersebut. Keesokan harinya, polisi mengumumkan penetapan status tersangka kepada Jalur Widodo terkait kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa tujuh penumpang bus.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Bus Rosalia Indah: Penugasan Sopir Bus Dituding Sebagai Penyebab Utama

Pemeriksaan intensif yang dilakukan terhadap sopir bus tersebut mencakup tes kesehatan dan pemeriksaan urin. Hasilnya, Jalur Widodo dinyatakan negatif narkoba. Namun, dalam pemeriksaannya, ia mengaku mengantuk saat mengemudikan bus. Polisi masih melanjutkan detail pemeriksaan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan mengungkapkan bahwa dari 36 penumpang, terdapat 17 korban yang mengalami luka ringan dan masih dirawat di RSI Weleri Kendal. Sisanya, 12 orang selamat tanpa luka. "Para korban yang selamat sudah pulang," tambah Satake.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) turut serta dalam investigasi kecelakaan ini. Ketua Sub Komisi Lalu Lintas Angkutan Jalan KNKT, Ahmad Wildan, mengatakan bahwa dari serangkaian pemeriksaan ditemukan adanya kesalahan prosedur dalam penugasan sopir oleh PO Bus Rosalia Indah.

Baca Juga: Sopir Diduga Mengantuk, 7 Penumpang Meninggal Di Bus Rosalia Indah yang Terperosok di Tol Semarang-Batang

Pola penugasan yang berpotensi menyebabkan kelelahan sopir menjadi sorotan utama, yang dapat mengakibatkan kondisi "micro sleep" dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Halaman:

Editor: Yudhista AP

Sumber: RRI Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah