Perebutan Rekomendasi PKB Memanas, Siapa Layak Mendapat Tiket dari Partai?

- 20 Mei 2024, 15:42 WIB
Dinamika Politik Ponorogo Menjelang Pilkada. Ilustrasi: pendaftaran Sugiri Sancoko sebagai bacabup, lalu Lisdyarita dan Ibnu Affandi Yusuf sebagai bacawabup
Dinamika Politik Ponorogo Menjelang Pilkada. Ilustrasi: pendaftaran Sugiri Sancoko sebagai bacabup, lalu Lisdyarita dan Ibnu Affandi Yusuf sebagai bacawabup /@pkb_ponorogo/IG

Songgolangit.com - Geliat politik menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Ponorogo 2024 semakin meriah dengan intensnya aktivitas di kantor Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ponorogo.

Sebagai partai yang menorehkan kemenangan legislatif pada pemilu 2024, PKB menjadi destinasi utama bagi para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang ingin mengamankan dukungan politik. PKB merupakan peraih suara terbanyak di Ponorogo setelah PDIP, berdasarkan hasil rekap KPU.

Sugiri Sancoko, yang tercatat mendaftarkan diri pada tanggal 2 Mei 2024, menjadi salah satu tokoh yang bertekad mendapatkan restu dari PKB. Tidak hanya Sugiri, ia juga menggandeng Lisdyarita sebagai bakal calon Wakil Bupati.

"Hari ini ada tiga yang mendaftar yaitu Sugiri Sancoko sebagai bacabup, lalu Lisdyarita dan Ibnu Affandi Yusuf sebagai bacawabup. Mekanisme selanjutnya kita naikkan ke DPW, lalu dari DPW ke DPP," ujar Ibnu Multazam, Ketua DPC PKB Ponorogo.

Baca Juga: Fikiran Ra'jat: Majalah Radikal Soekarno yang Bersuara Lantang Melawan Imperialisme

Didik Subagio atau MDS, menambah daftar penantang dengan mendaftarkan diri pada 18 Mei, diikuti oleh mantan Bupati Ponorogo periode 2015-2020, Ipong Muchlissoni pada 19 Mei malam. Ipong, yang telah berpengalaman memimpin Ponorogo, tampaknya sangat siap untuk kembali berkompetisi dalam perhelatan politik kabupaten.

Keseriusan para bakal calon ini memasuki bursa Pilkada 20204 mencerminkan posisi strategis PKB di kancah politik daerah.

"Ada beberapa calon yang telah mendaftar sebagai Bacawabup, yaitu Ibnu Alfandy Yusuf dan Lisdyarita. Selain itu, Harun Ar-Rasyid, seorang pengusaha dari Jakarta, juga telah mengutarakan keinginannya untuk mendaftar melalui PKB," ungkap Ibnu Multazam.

Pada Pilkada 2020, PKB tergabung dalam koalisi besar bersama Nasdem, Demokrat, Gerindra, Golkar, dan PKS yang mengusung Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono. Koalisi besar itu gagal mengantar paslonnya menduduki kursi Bupati Ponorogo pada tahun 2020.

Baca Juga: Pilkada Ponorogo: Pertarungan Narasi dan Mitos Wahyu Calon Bupati dalam Panggung Demokrasi Modern

Halaman:

Editor: Yudhista AP


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah