Program SITARI Kejaksaan Ponorogo, Solusi Pengambilan Barang Bukti Setelah Putusan

- 7 Juni 2024, 06:24 WIB
Kejaksaan Negeri Ponorogo Inisiasi Program SITARI untuk Pelayanan Maksimal kepada Masyarakat
Kejaksaan Negeri Ponorogo Inisiasi Program SITARI untuk Pelayanan Maksimal kepada Masyarakat /Kejari Ponorogo/

Songgolangit.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Kejaksaan Negeri Ponorogo telah meluncurkan Program SITARI (Siap Antar Barang Bukti), sebuah inisiatif pelayanan yang memudahkan masyarakat dalam proses pengambilan barang bukti.

Program ini, yang telah berhasil diimplementasikan pada Senin lalu, merupakan manifestasi nyata dari komitmen Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk menyediakan layanan yang efisien dan efektif. Program SITARI telah berjalan lebih dari setahun lamanya.

Melalui SITARI, Kejaksaan Negeri Ponorogo telah berhasil mengembalikan berbagai barang bukti kepada pemiliknya, yang telah mendapatkan kepastian hukum melalui putusan pengadilan.

Baca Juga: Jangan Biarkan Uang Anda Hilang, Begini Cara Mengambil Sisa Uang Tilang Di Bank BRI

Barang bukti yang dikembalikan pada Senin (04/06) meliputi satu lembar fotocopi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motor Yamaha/V110 ZHE 110 cc, tiga lembar fotocopi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang sama, satu buah kunci, serta satu unit sepeda motor tersebut.

Mengambil barang bukti di Kejari Ponorogo dengan Sitari

Prosedur pengambilan barang bukti melalui SITARI terdiri dari beberapa tahapan. Pertama, petugas barang bukti menyiapkan barang sesuai dengan putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap, lalu meneruskan ke jaksa sebagai eksekutor. Kemudian, jaksa akan melakukan verifikasi berkas sebelum mengantarkan barang bukti kepada yang berhak dengan berita acara serah terima.

Selain itu, masyarakat juga diberikan pilihan untuk mengambil sendiri barang bukti di Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo. Prosedur ini melibatkan penyampaian berkas persyaratan pengembalian oleh masyarakat, verifikasi oleh jaksa, dan penyerahan barang bukti dengan berita acara serah terima.

Adapun berkas persyaratan yang harus dilengkapi meliputi KTP atau kartu identitas lain, surat kuasa beserta KTP pemberi kuasa jika diwakilkan, surat putusan pengadilan, serta dokumen asli BPKB dan STNK untuk barang bukti berupa kendaraan. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui layanan kontak yang tersedia pada hari kerja.

Baca Juga: Tarif Denda Tilang di Kejaksaan: Sebuah Tinjauan Berdasarkan Undang-Undang LLAJ

Melalui Program SITARI, Kejaksaan Negeri Ponorogo berharap dapat memberikan kemudahan dan mempercepat proses pengembalian barang bukti, sekaligus menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. ***

Editor: Yudhista AP

Sumber: Kejari Ponorogo


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah