Rintis Masa Depan Lewat Pendidikan: SMAN 1 Sooko Akan Berubah Menjadi SMK?

- 7 Juni 2024, 18:52 WIB
Konversi SMA Negeri 1 Sooko Menjadi SMK, Harapan Baru Masyarakat Ponorogo
Konversi SMA Negeri 1 Sooko Menjadi SMK, Harapan Baru Masyarakat Ponorogo /


Songgolangit.com – Papan nama yang sebelumnya bertuliskan SMA Negeri 1 Sooko mungkin akan berganti. Sekolah yang berlokasi di Jl. Raya Pulung - Sooko, Ds. Sooko, Kec. Sooko, Kab. Ponorogo ini menghentikan kegiatan belajar mengajar sejak tahun 2021, akibat jumlah siswa yang terus menurun.

Menghadapi situasi ini, muncul gagasan transformatif untuk mengalihkan fungsi SMA menjadi sekolah menengah kejuruan (SMK). Inisiatif ini diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat belajar di kalangan masyarakat Sooko, terutama mengingat kondisi sosial ekonomi mayoritas orang tua siswa yang cenderung berada di strata bawah.

Statistik menunjukkan bahwa sekitar 20% dari mereka adalah petani, 60% buruh tani, 3% berprofesi sebagai pedagang, tukang, dan pegawai, 2% merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), dan 15% lainnya tidak memiliki pekerjaan tetap.

Hadi Nurwanto, mantan wakil kepala sekolah, mengungkapkan bahwa proses konversi ke SMK telah dilakukan melalui merger dengan SMKN 1 Sawoo. "Kami telah berkonsultasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur dan disarankan untuk mengajukan proposal," ungkap Hadi, yang juga mengajar mata pelajaran agama.

Baca Juga: Peluang Masuk STMKG Terbuka Bagi Lulusan SMA, Pendidikan Semi Militer Langsung Jadi PNS di BMKG

Meski proposal telah diajukan, respon dari pihak terkait masih terasa menggantung. Namun, Miseri Efendi, Wakil Ketua DPRD Ponorogo, memberikan harapan dengan saran agar SMKN 1 Ponorogo dapat beroperasi secara independen.

Miseri juga mempertanyakan kapasitas SMKN 1 Sawoo dalam membuka kelas jauh di Sooko. "Perlu dipertimbangkan, apabila siswa harus melakukan praktik langsung ke Sawoo, jarak yang harus ditempuh terlalu jauh," terangnya pada Kamis (6/6/2024).

Dengan posisi geografis yang strategis, berada di dataran tinggi di ujung Ponorogo bagian timur yang berbatasan dengan Trenggalek, Madiun, serta Nganjuk, SMAN 1 Sooko sebenarnya memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun, tantangan geografis dan ekonomi menjadi hambatan yang harus diatasi.

Baca Juga: Pendaftaran PPDB Ponorogo 2024: Pendidikan Gratis Berkualitas Tanpa Pungutan, Benarkah?

Dalam rangka mewujudkan konversi ini, Miseri Efendi mendorong Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk segera menerbitkan nomenklatur tentang alih status SMAN 1 Sooko menjadi SMKN 1 Sooko. "Hal ini idealnya dilakukan bersamaan dengan masa pendaftaran siswa baru," imbuhnya. ***

Editor: Yudhista AP

Sumber: Pemkab Ponorogo


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah