Tiket Grebeg Suro 2024 Sudah Dijual Secara Online, Berapa Harganya?

- 9 Juni 2024, 19:30 WIB
Tiket GREBEG SURO 2024: Perhelatan Akbar Kebudayaan di Ponorogo
Tiket GREBEG SURO 2024: Perhelatan Akbar Kebudayaan di Ponorogo /


Songgolangit.com – Menjelang pergantian Tahun Hijriah, kabupaten Ponorogo bersiap menggelar festival budaya tahunan yang megah, Grebeg Suro 2024. Acara yang akan berlangsung dari tanggal 27 Juni hingga 6 Juli 2024 di Aloon-Aloon Ponorogo ini diprediksi akan menarik ribuan pengunjung, baik lokal maupun internasional.

Dengan anggaran sebesar Rp 5,6 miliar, Bupati Sugiri Sancoko mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan event organizer (EO) profesional untuk mengoptimalkan dana partisipasi dari para sponsor. "Maka dari itu akan kami kerja samakan dengan pihak ketiga. Prinsipnya simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan," ujar Bupati.

Grebeg Suro yang telah diakui sebagai Kharisma Event Nusantara menawarkan berbagai kategori tiket, mulai dari Tiket Reguler, Tiket Reguler Terusan, Tiket VIP, Tiket VIP Terusan, hingga Tiket Super VIP dengan fasilitas mewah. Tiket-tiket tersebut dapat diperoleh secara eksklusif melalui Loket.com.

Paket Tiket Super VIP dihargai Rp 2.000.000,-, menyertakan berbagai merchandise seperti jaket, polo, kaos, topi, tas, kotak ikat pinggang, e-money, bolpoin, gantungan kunci, korek api, dan agenda. Sementara itu, Tiket Regular Terusan dan Tiket VIP Terusan menawarkan akses sepuluh hari penuh untuk menikmati rangkaian acara.

Baca Juga: Grebeg Suro Ponorogo 2024: Festival Tanpa Beban APBD, Apa Rahasianya?

"Event tahunan dengan puluhan ragam acara menandai pergantian Tahun Hijriah itu bakal menelan dana sebesar Rp 5,6 miliar," jelas Bupati Sugiri Sancoko, menggarisbawahi besarnya skala festival ini.

Bupati Sugiri juga menyatakan telah menyiapkan beberapa rencana kontingensi untuk mengatasi isu pembiayaan, meskipun detail dari plan A, B, dan seterusnya masih dirahasiakan. "Banyak pihak yang akan terlibat dalam Grebeg Suro tahun ini," tambahnya.

Grebeg Suro tidak hanya menjadi pesta budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Diperkirakan sekitar 145 ribu pelaku ekonomi terlibat, mulai dari penata kostum, perias, penari, pemain musik, hingga penjual souvenir dan pedagang kaki lima, termasuk UMKM. "PAD (pendapatan asli daerah) juga terangkat, terjadi efek domino yang sedemikian kuat," terang Bupati.

Baca Juga: Patung Soeharto di Ponorogo Diresmikan, Simbol Penghijauan dan Pemberdayaan Masyarakat

Dengan kehadiran Grebeg Suro, Ponorogo tidak hanya mempromosikan kebudayaan, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata yang menjanjikan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih jauh kekayaan budaya Indonesia kepada dunia. ***

Editor: Yudhista AP

Sumber: Pemkab Ponorogo


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah