Mengintip Proses Reintegrasi Sosial di Rutan Ponorogo: Keterlibatan Keluarga dalam Sidang TPP!

- 11 Juni 2024, 21:06 WIB
Langkah Rutan Ponorogo Menuju Pemasyarakatan Efektif: Sidang TPP Libatkan Keluarga (10/06/2024)
Langkah Rutan Ponorogo Menuju Pemasyarakatan Efektif: Sidang TPP Libatkan Keluarga (10/06/2024) /Rutan Ponorogo/

Songgolangit.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo, di bawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Timur, hari ini mengadakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Pertemuan penting ini dihadiri oleh para anggota keluarga warga binaan, yang berperan sebagai penjamin dalam proses evaluasi perilaku dan pembinaan warga binaan.

Sidang yang berlangsung di Rutan Ponorogo ini dipimpin oleh Kepala Subsi Pelayanan Tahanan, Azhar Farhani, yang menekankan pentingnya peran keluarga dalam proses reintegrasi sosial.

"Keterlibatan keluarga menunjukkan dukungan yang kuat terhadap warga binaan, membuka peluang bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik pasca-pembebasan," ungkap Farhani.

TPP menilai sejumlah warga binaan berdasarkan berbagai aspek seperti perilaku, partisipasi dalam program pembinaan, dan kesiapan untuk kembali ke tengah masyarakat. Keluarga yang hadir diberikan kesempatan untuk menyuarakan pandangan mereka mengenai kesiapan anggota keluarga mereka untuk reintegrasi sosial.

Baca Juga: Rutan Ponorogo Menuju WBK: Wujud Nyata Inovasi dan Kekompakan

Marsiati, salah satu anggota keluarga yang hadir, menyatakan harapannya agar anaknya dapat segera mendapatkan Cuti Bersyarat. "Kami siap mendukungnya agar bisa menjalani hidup yang lebih baik dan tidak kembali ke jalan yang salah," tutur Marsiati dengan penuh harap.

Sidang TPP merupakan salah satu inisiatif pemerintah dalam meningkatkan efektivitas program pemasyarakatan, dengan tujuan mengurangi angka residivisme, yaitu kecenderungan mantan narapidana untuk kembali melakukan tindak pidana. Keterlibatan keluarga diharapkan dapat memperlancar proses reintegrasi sosial warga binaan.

Sidang berakhir dengan keputusan TPP yang mengizinkan beberapa warga binaan menjalani program asimilasi. Program ini memungkinkan mereka untuk tinggal di rumah dengan pengawasan ketat dari keluarga dan petugas pemasyarakatan. Keputusan ini disambut positif, dengan harapan dapat memberikan kontribusi bagi perbaikan warga binaan dan masyarakat pada umumnya.***

Editor: Yudhista AP

Sumber: Kemenkumham Jatim


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah