Waspada Inflasi! Harga Bawang Merah dan Putih Melonjak, Hingga Jadi Perhatian BI

26 April 2024, 13:15 WIB
Harga bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan cukup siginifikan sejak pasca lebaran /Aris M Fitrian/

Songgolangit.com – Dinamika harga komoditas pangan kembali mengemuka. Bank Indonesia (BI) sebagai lembaga yang berwenang mengawasi stabilitas harga, mengungkapkan bahwa terjadi fluktuasi pada harga beberapa komoditas pangan.

Deputi Gubernur BI, Doni Primanto Joewono, dalam keterangan persnya menegaskan bahwa sejak pertengahan April 2024, harga sejumlah komoditas pangan telah mengalami penurunan. Namun, perhatian khusus diberikan pada potensi kenaikan harga bawang merah dan bawang putih.

"Kenaikan harga bawang merah dan bawang putih perlu diantisipasi," kata Doni, menyoroti urgensi respons yang cepat dan tepat.

Analisis BI menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi kenaikan harga adalah bencana banjir yang melanda sentra-sentra produksi bawang merah, seperti Brebes, Kendal, dan Demak.

Baca Juga: Inflasi Bawang Merah? Ini Langkah Strategis Pemkot Madiun Menekan Harga

"Kondisi demikian jelas mempengaruhi pasokan dan distribusi," imbuhnya, menegaskan bahwa fenomena alam ini memiliki dampak langsung terhadap ketersediaan komoditas di pasar.

Di sisi lain, harga bawang putih juga mengalami tekanan. Doni mencatat bahwa negara-negara pemasok bawang putih ke Indonesia, termasuk Tiongkok yang merupakan kontributor utama, mengalami lonjakan harga. Mengingat kebutuhan domestik yang signifikan terhadap bawang putih impor, situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap inflasi.

"Yang penting pemerintah pusat dan daerah harus berkoordinasi untuk mengantisipasi kenaikan harga ini," tegas Doni.

Salah satu strategi yang diusulkan adalah dengan mempercepat proses impor untuk mengisi celah pasokan yang terganggu. Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan harga dan mencegah lonjakan inflasi yang tidak terkendali.

Baca Juga: Inflasi Maret 2024 di Jawa Timur: Harga Daging Ayam Ras dan Telur Ayam Pimpin Kenaikan!

Informasi yang dirilis Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mengkonfirmasi pernyataan tersebut.

Data menunjukkan bahwa harga bawang merah per 25 April 2024 telah mencapai Rp57.050 per kilogram, mengalami kenaikan sekitar 3,35 persen atau Rp1.850 dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, harga bawang putih juga mengalami peningkatan menjadi Rp47.300 per kilogram, naik sekitar Rp600 atau 1,28 persen.

Di tengah situasi ini, terdapat kabar baik bahwa beberapa komoditas pangan lain seperti beras, cabai, dan telur ayam ras mengalami penurunan harga. Namun, Bank Indonesia tetap mencatat adanya inflasi yang tinggi pada komponen harga pangan yang bergejolak (volatile food), yaitu sebesar 10,33 persen.

Baca Juga: Harga Gula Pasir 1kg Di Indomaret, Alfamart, dan Toko Ritel Hari Ini

Dengan perubahan harga yang terjadi, BI dan pemerintah terus berupaya untuk menjaga stabilitas harga pangan, demi kesejahteraan masyarakat. Keterpaduan antara kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ini. ***

Editor: Yudhista AP

Tags

Terkini

Terpopuler